Sosial

Warga Wajo Kritis di RS Wahidin, Keluarga Bingung Cari Dana Operasi

BERITA MAKASSAR – Pasien Ambo Gau yang mengalami musibah saat memanjat pohon kelapa malam ini akan dijadwalkan operasi, Namun membutuhkan dana Rp. 10.000.000.

Menurut konfirmasi dokter bahwa pasien mengalami pendarahan di otak, jika terlambat di operasi maka kemungkinan besar pasien tidak tertolong, Jumat, 07/02/20202.

 

Sementara itu, saat ini pihak Pendamping Organda Wajo dan relawan KPAY FM masih menunggu konfirmasi dari pemda wajo untuk kepastian pembayaran biaya pasien.

JPKC Wajo yang di amanahkan oleh pemda mendampingi pasien di RS Wahidin sudah 3 hari tidak muncul, sehingga diambil alih oleh JPKC Sulsel. Saling melempar tanggung jawab di tunjukkan oleh pemda wajo walaupun sudah ada kalimat “berapapun biayanya akan di tanggung pemda wajo” Namun tidak ada hitam di atas putih, saat ini yang bertanda tangan untuk pelunasan biaya adalah istri dari Ambo Gau.

Pasien masih menunggu, di operasi atau tidak, dengan biaya Rp.10.000.000 dan biaya tagihan 3 hari 10.000.00 juta lebih.

Baca Juga : Menanggapi Isu isu yang Beredar Pemda, Pemkec, Angkat Bicara 

Sementara itu, tim relawan yang mendampingi pasien Ambo Gau, Mengkonfirmasi bahwa Ambo Gau harus di operasi malam ini dengan membutuhkan dana Rp. 10.000.000 dan Bupati Wajo pun mengatakan Insya Allah pemerintah akan ikut membantu penggalangan dana untuk Ambo Gau, ujar Ahmad Yani

Diketahui Bupati Wajo sekarang menghadiri acara raker PP HIPERMAWA di Makassar sangat diharapkan kehadirannya dalam pendampingi rakyatnya.

Selain itu, menghimbau PP HIPERMAWA Untuk terlibat aktif dalam mengawal kasus pasien Ambo Gau.

Adanya klarifikasi oleh pemda tentang isu-isu yang beredar membuat kami yang ada di lapangan sedikit optimis untuk kesembuhan pasien Ambo Gau Namun kami tekankan bahwa ini bukan tentang isu, ini adalah realita, tutupnya.(AH)

Editor : Edi Prekendes

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Close
Close