Daerah

Pilkades Serentak Gelombang ke lll akan Dilaksanakan AMIWB Beri Ultimatum

BERITA WAJO – Kabupaten Wajo akan melaksanakan pilkades serentak di tahun 2019, dimana masuk pada gelombang ketiga yang akan digelar di 13 desa diwajo yang terdiri dari 7 kecamatan.

Hingga Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) kembali mendatangi kantor Bupati Wajo selasa, 12/11/2019.

Korlap A MIWB Baso Agus Parawangsa mengatakan bahwa dari hasil investigasi lapangan kami menemukan beberapa hal yang diduga menjadi pelanggaran di tahapan pilkades diantaranya yang pertama diduga adanya pelanggaran perda No 2 tahun 2017 Pasal 62 ayat 1 sampai 3, yang ke dua meminta Kadis PMD mendiskualifikasi bakal cakades yang berstatus ASN tanpa surat izin dari pemda, yang ketiga copot pegawai Tenaga TKSK Kabupaten Wajo yang menguntungkan salah satu cakades, Paparnya.

Sementara itu, Presiden Amiwb Herianto Ardi mengatakan kami meminta Dinas PMD Kab. Wajo harus selektif dalam melakukan verifikasi faktual terkait berkas persyaratan bakal calon kades.

Dan yang paling subtansial adalah masalah pesoalan persyaratan administrasi yang tertuan dalam pasal 25 dan pasal 27 perda No 2 tahun 2017, karna yakin dan percaya 13 desa dari 7 kecamatan yang melaksanakan pilkades serentak di Kabupaten Wajo pasti ditemukan masalah di Wilayah Administrasi.

Kami tidak mau orang orang yang ditetapkan di pilkades justru orang orang yang dipaksakan dan tidak memenuhi syarat sesuai amanat perda, Karna desa adalah miniatur dan merupakan detak nadi pembangunan daerah.

Setda Wajo Amiruddin sangat mengapresiasi yang setinggi tingginya kepada AMIWB dimana kita inginkan bersama terciptanya pemerintahan yang baik sesuai dengan visi misi Bupati Wajo, dengan kehadirannya adik adik membuat kami dapat bertindak cepat dalam mengatisipasi masalah masalah yang terjadi dimasyarakat, katanya.

Lanjut setda wajo, saya memerintahkan Kadis Pmd secepatnya berkoordinasi dengan kadis pendidikan bersama tim kabupaten, untuk mengecek kebenaran terkait masukan adik adik, dan jika memang benar ada Asn yang ikut di pilkades dan tidak meminta izin dengan pemda maka kami akan memberikan teguran keras, tutupnya.

Diketahui, Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu telah memasukkan bukti permulaan yang diduga salah satu bakal calon kades menggunakan ijazah palsu.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Close
Close