Ragam

Pasien Meninggal, Begini Klarifikasi Direktur RSUD Lamaddukkelleng

BERITA WAJO – Setelah beredarnya video amatir dan pemberitaan dimedia yang dimana keluarga pasien menuding lambatnya penangan pasien sehingga korban meninggal dunia.

Peristiwa yang terjadi pada 06/04/2020 baru-baru ini, membuat heboh sejumlah sosmed.

Baca Juga : Dikira Corona Pasien RSUD Lemaddukkeleng Meninggal Dunia

 

Salah satu anggota dari IDI Andi Firmansyah mencoba memberikan klarifikasi terkait persoalan yang baru-baru ini terjadi di RSUD Lamaddukelleng dalam komentarnya di sosmed (Fb) mengatakan

Sekedar klarifikasi yaa teman2…
Dari kami IDI Wajo
Tn. AR 30 tahun
Pasien masuk d screening di IGD dengan batuk, sesak, riw demam, riw tersengat lebah 1 minggu yg lalu…
Osi supir makasar-sengkang
Sampai di gedung covid dengan kesadaran menurun, GCS 3
Sempat sy RJP belum sampai 3 siklus keluarga menghambur, mendorong…
Jadi dalam video tidak benar kalau dokter tdk ada penangan sama sklii..

Sementara itu, Direktur RSUD Lamaddukelleng Sengkang, drg Andi Ela Hafid mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan prosedur sebagaimana prosedural pasien yang diduga terjangkit virus corona.

Bahkan korban memiliki riwayat pernah mengunjungi daerah terpapar Covid-19, yakni Makassar. Dan korban juga sempat mengeluhkan batuk, sesak dan memiliki riwayat demam tersengat lebah, serta ditambah lagi pasien memiliki riwayat dari Makassar.

Hal ini kemudian kami arahkan ke gedung Covid untuk mengurangi penyebaran dan tindakan sesuai diagnosa penyakitnya,” katanya.

Lanjut, Mantan Kepala Puskesmas Salewangan itu mengatakan jika dokter yang menangani pasien tersebut, juga telah memberikan klarifikasi sekaitan peristiwa itu, tutupnya.

Saat ini, korban telah disemayamkan di rumah duka dan rencananya dimakamkan Selasa,07/04/2020 besok.(AH)

Editor : Edi Prekendes

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Close
Close