Politik

Keluhkan Jalanan dan Minta Perbaikan, H Mustafa: Kami Akan Segera Mengawalnya

BERITA WAJO – Anggota DPRD Kab. Wajo dari Fraksi Partai Gerindra, H. Mustafa, S.H., M Si. melakukan reses masa sidang II di Kelurahan Baru Tancung, Kec. Tanasitolo Kabupaten Wajo, Minggu 26/01/2020.

Kegiatan ini dihadiri PPK Kec. Tanasitolo mewakili Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kab. Wajo, Perwakilan Dinas Perikanan yang diundang secara langsung oleh H. Mustafa untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait regulasi baru yang ada terkait dengan tata cara permohonan bantuan pertanian dan perikanan yang sekarang dalam model digital yang belum banyak diketahui masyarakat.

Reses ini bahkan juga dihadiri ratusan warga dari beberapa Desa/Kelurahan.

Berbagai aspirasi dan keluhan disampaikan masyarakat utamanya dalam hal pertanian, perikanan dan akses transportasi yang menjadi kendala selama berpuluh tahun lamanya.

H.Mustafa dalam resesnya menjelaskan maksud dan tujuan reses yang dilakukan kepada masyarakat yang hadir untuk menghimpun keluhan, aspirasi dan apa yang menjadi harapan masyarakat ke depan, untuk mencarikan solusi sehingga masalah masalah yang timbul dapat terpecahkan, paparnya.

Selain itu, politisi gerindra itu juga mengatakan akan mengupayakan aspirasi dan keluhan masyarakat untuk direalisasikan dan menyampaikan langsung kepada Pemerintah Daerah terkait dengan kebutuhan masyarakat, terlebih juga adanya koneksi dengan anggota DPR RI yakni H. Andi Iwan Darmawan Aras yang juga putra daerah yang selalu siap membantu masyarakat wajo.

Bahkan pada dasarnya apa yang menjadi harapan masyarakat dapat terealisasi apabila di semua anggota DPRD sepakat dengan usulan masyarakat, sehingga dapat diwujudkan bersama, Insya Allah jika usulan yang diinginkan wewenang DPR Pusat, kami di Gerindra ada bapak H. Andi Iwan Darmawan Aras sebagai anggota DPR RI yang selalu siap memfasilitasi kami, katanya.

Dalam kesempatan ini Lambu, salah seorang warga Lingkungan Cenranae Kelurahan Tancung turut menyampaikan keluhannya terkait dengan akses jalan yang menghubungkan dua lingkungan dan kelurahan, Menurutnya jalan yang ada sekarang hanya pematang sawah yang sulit diakses untuk kendaraan roda dua dan dengan jarak tempuh lebih dari 2 KM.

“Kami butuh perbaikan jalan, karena kalau kami mau ke Cenranae harus lewat Desa Lajokka dan itu sangat jauh dan memakan waktu” ucap Lambu.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Close
Close