Ragam

Jembatan Bang Toyib, 3x Puasa 3x Lebaran, Tidak Kelar-kelar

BERITA WAJO – Berita kali ini dari kecamatan Maniangpajo Kabupaten Wajo, berbatasan dengan kabupaten Sidrap. Tepatnya di Calaccu, Desa Mattirowalie, bagi pengguna jalan yang biasa melewati poros jalan provinsi ini pasti sudah akrab dengan jembatannya yang sudah mirip bang Toyib. 3 kali puasa 3 kali lebaran tak rampung-rampung.

Rehabilitasi jembatan yang sampai sekarang progressnya tidak kelihatan.
Jembatan darurat sebagai alternatif buat pengguna jalan, ini pun butuh extra kesabaran, menguras energi, waktu dan sedikit isi kantong. Terlihat pahlawan kardus alias jasa pengatur lalu lintas yang dilengkapi dengan sebuah kardus. Mereka tidak pasang tarif bagi pengguna jalan tapi seikhlas yang memberi.

Foto : Ahmad Sudirman

Disisi jembatan darurat ada tulisan Max 15 Ton, artinya buat kendaraan bermuatan max 15 Ton. Tapi toh kenyataannya, ada juga kendaraan yang bermuatan diatas dari 15 ton yang bisa melintas diatas Jembatan Bang Toyib ini. Menurut warga sekitar, sah-sah saja mereka melintas yang penting negoisasi tarif dulu dengan yang punya kuasa. Adapun hasil dari jasa pahlawan kardus ini tidak semua masuk kantong mereka. Ada pos-pos yang harus diisi.

Kondisi ini juga digambarkan pagi ini Senin, 10/09/2018, oleh salah satu akun facebook idham jufri ‚Äúsemakin tengah malam semakin kita menikmati antrian yang cukup panjang, karena harus melewati Jembatan Darurat, yang informasinya hanya bisa menahan beban berat kendaraan Max. 15 Ton. 3 tahun darurat, 3 tahun pula pengguna jalan memberi sumbangan atas jasa ‘pengatur lalu lintasnya’.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Close
Close