Daerah

Dapat Apresiasi dari Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi, Wajo akan Jadi Prioritas Nasional di 2020 (1)

BERITA WAJO – Expo Bumdes dan Gelar Inovasi Desa digelar Di Wajo dengan menghadirkan dari Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi di Atakkae, Kamis 19/9/2019.

Kegiatan ini di hadir masyarakat yang diperkirakan mencapai 1.000 orang yang dalam acara, serta staf ahli menteri Desa PDT dan Transmigrasi Dr. Conrad Hendarto, M.Sc, Direktur Pengembangan Sumber Daya Alam Kawasan Pedesaan Dr. Mulyadin Malik, Kepala dinas PMD provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Dinas transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan, kepala PMD Kabupaten Soppeng Sidrap dan Bone serta forkompinda Kabupaten Wajo, Camat, Kepala desa se Kabupaten Wajo dan pendamping profesional dari Desa se Kabupaten Wajo.

Dalam sambutan Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si mengatakan bahwa komponen utama pembangunan desa adalah Dana Desa, “Dana Desa adalah salah satu program utama pemerintah yang langsung menggelontorkan dananya ke desa dan itu adalah stimulus agar Desa mampu berkembang secara mandiri, berbagai program yang dilaksanakan untuk itu desa harus memiliki spirit akan potensi antar desa sehingga kerjasama antar desa dapat mempercepat mewujudkan pembangunan pedesaan”.

Bahkan amran mahmud menjelaskan bahwa, “Salah satu potensi Kabupaten Wajo adalah Danau Tempe, kita memiliki potensi yang masuk 15 danau yang menjadi perhatian pemerintah pusat dan salah satu kawasan desa dari 5 desa yang ada di kawasan desa yang ada di kecamatan Belawa, 3 Desa masuk dalam kawasan Danau Tempe di antaranya Desa limporilau, Desa lautang dan Desa Leppangeng,” katanya.

Lanjut Amran, Potensi Danau Tempe memiliki 3 dimensi kekuatan yang bisa dikembangkan pertama dimensi perikanan sebagai penghasil terbesar ikan di Asia Tenggara dulunya, dan dengan panjang lautnya sekitar 103 KM dengan produksi rumput laut sepanjang pantai itu ada 400.000 ton, sehingga kedepan orientasi hilirisasi dan industrialisasi .

Lebih lanjut dikatakan kalau air yang melimpah di setiap waktu tertentu dengan potensi ini bisa termanfaatkan untuk pertanian dan sedang diupayakan melalui Balai Besar Untuk memanfaatkan air yang melimpah ini untuk dinaikkan ketinggiannya di Bulu Cepo sehingga air bisa mengairi sawah sekitar 20.000 hekto are.

Dan disampaikan kalau potensi pertanian di Wajo terluas di Sulawesi Selatan bahkan kedua di Indonesia setelah Karawang Dan Bekasi, dimana luasnya lebih dari 100.000 hektar area persawahan,

“Kita sudah memproduksi lebih dari 800.000 Ton setiap tahunnya, potensi ketiga Danau Tempe sebagai destinasi wisata ini yang kita mau jadikan destinasi wisata terpadu internasional di dalamnya, dimulai dengan program pengembangan wisata desa yang akan dicanangkan Bapak staf ahli untuk kita mulai dari kawasan Tosagena sampai dikembangkan nanti menjadi 13 desa yang ada di 3 Kecamatan,” ungkap Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si.

“Kami bermohon kepada Bapak Staf ahli Menteri Desa PDT dan Transmigrasi dan Bapak direktur untuk menjadikan kawasan terpadu Danau Tempe sebagai lokasi prioritas target intervensi program Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi tahun 2020 dan 2024,” Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si. menambahkan.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Close
Close