KesehatanRagam

Bukan Sekedar Instruksi, Program Jadi Solusi untuk Sampah di RSUD Lamaddukkelleng

BERITA WAJO – Persoalan sampah merupakan masalah yang cukup krusial di semua daerah karena produksi sampah dari rumah tangga sampai industri bahkan lingkungan sekalipun pun menjadi subjek produksi sampah, tidak tertutup kemungkinan kantor pelayanan pemerintah menjadi objek produksi sampah, disinilah peran pemerintah dalam menanggulangi proses sampah sehingga bisa ditekan.

Dalam menekan produksi sampah di rumah sakit RSUD Lamaddukelleng, digalakkan program Jumat bersih dimana Pihak Manajemen RSUD Lamaddukelleng bekerjasama dengan DLH Kab Wajo, Beserta Satgas Kebersihan kecamatan tempe, menggalakkan program jum’at bersih untuk bersama-sama gotong royong membersihkan sampah di lingkungan RSUD Lamaddukelleng Kab. Wajo.

Adapun berita yang beredar terkait menumpukNya sampah di Drainase RSUD Lamadukelleng diakibatkan tersumbatnya Aliran Air dan banyak Sampah Plastik dari penjenguk pasien yang tertinggal di drainase tersebut, sehingga ada keluhan dari masyarakat.

Baca Juga : RSUD Lamaddukkelleng Sengkang Terapkan Bridging Sistem

Menyikapi berita Di media direktur RSUD Lamaddukelleng dr. Andi Sari Dwi Kartini W.S.ked. bergerak cepat menginstruksikan Bagian terkait untuk segera membersihkan tumpukan sampah di drainase RSUD Lamaddukelleng tersebut, Menurut Beliau “ Kegiatan Jumat bersih memang kita agendakan tiap hari jumat untuk menggerakkan stagholder yang ada di RSUD lamaddukelleng untuk turun bergotong royong membersihkan lingkungan RSUD dari sampah, Namun dengan adanya pemberitaan di media setidaknya menjadi pemacu bagi kami untuk bergerak cepat menanggapi persoalan yang ada.

Setelah adanya instruksi dari direktur RSUD Lamaddukelleng kegiatan jumat bersih berjalan ramai dengan bergotong royong stageholder yang ada dirumah sakit ikut bergerak membersihkan lingkungan RSUD lamaddukelleng.

Menurut Ikram Tanaga Honorer di RSUD Lamaddukelleng, “ Hari Jumat memang rutin menjadi program Jumat Bersih, kami setiap jumat melakukan gotong royong untuk membersihkan sampah adapun penumpukan sampah ini cepat sekali tidak cukup seminggu sudah banyak dan menumpuk”.

Sampah merupakan persoalan bersama untuk itu kedepannya Direktur RSUD dr. Andi Sari Dwi Kartini. W.S.Ked akan lebih menekankan ke Penjeguk dan Masyarakat di sekitaran RSUD untuk peduli terhadap lingkungan, terutama menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah disembarang tempat.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Close
Close