Cerita Rakyat

4 Perkara Arung Matoa Wajo Dipecat dari Jabatannya

BERITA WAJO – Yakko engkani Gare Arung Betteng menre ri Saoraja dinding songko’na , tiwi Tempolong ,fadai yakko makkedai to WajoE, “ soro ni Puang, na caccani to Wajo E “

Salah Satu Pemberitahuan yang kurang Sopan yang dilakukan Masayarakat Wajo kalau sudah tidak senang kepada Arung Matoa adalah ketika Arung Betteng naik di Istana dengan memakai songkok dengan kondisi miring sambil membawa tempat ludah , itu sudah memberikan makna bagi Arung Matoa untuk mengundurkan diri dari jabatannya karena masyarakat Wajo sudah tidak senang dengan kepemimpinanya

Songkok Apami dipakai pada waktu itu ?

Ada 4 persoalan utama yang merupakan Sumpah oleh seorang Arung Matoa pada saat dilantik dan harus terjamin selama dalam kepemimpinannya
1. Bahwa ia harus menjaga jangan sampai musuh menyusahkan rakyat Wajo
2. Bahwa iya harus menjaga supaya ada cukup makanan dalam negeri ( Tidak kelaparan )
3. Bahwa iya harus menjaga jangan sampai orang di bunuh , akan tetapi memberikan kemungkinan adanya pertimbangan yang adil terhadap kejahatan dan adanya pengampunan ( masih bingung memahaminya..)
4. Bahwa dalam perkara apa saja Terciptanya peradilan yang adil

Bilamana salah satu point di atas tidak mampu dia penuhi maka iya di dapat pecat dari jabatannya sebagai Arung Matoa Wajo. Dan biasanya pemecatan biasa dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan cara sopan dan tidak sopan…

Sumber Tulisan : Dian Suhardiman Sunusi

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Close
Close